Sabtu, 02 Juni 2012

ANALISA DATA


1. Univariat, Bivariat, dan Multivariat
Univariate Analysis, adalah analisis yang dilakukan untuk satu variabel atau per variabel.
Catatan: Dalam pengertian tertentu, analisis deskriptif menjadi sama dengan analisis univariat.
Metode univariat untuk parametrik adalah uji t, uji z, dan anova; untuk non parametrik adalah uji runs, uji binomial, uji Kolmogorov-Smirnov dan lainnya.
Kegunaan analisis univariat
1. Salah satu cara melihat adanya kesalahan koding
atau entry data.
-           jawaban di luar area penelitian
-          data yang sangat ekstrim mengganggu nilai rerata
-          data yang tidak konsisten, misalnya variabel seks pria tetapi variabel kehamilan positif
-     jawaban tdk berlaku diberi kode 9 /0 ikut dianalisis
2. Mendeskripsikan suatu fenomena dengan baik.
3. Perincian/ gambaran besarnya suatu fenomena
4. Petunjuk pemecahan masalah
5. Persiapan analisis bivariat atau multivariat
Analisis univariat
ü  Jenis kelamin :
è Skala data kategori, data disajikan sebagai sebaran frekuensi n (%)
·         Laki-laki
·         Perempuan
·         Pendidikan
è Skala data kategori, data disajikan sebagai sebaran frekuensi n (%)
·         Rendah
·         Sedang
·         Tinggi

Bivariate Analysis, adalah analisis yang dilakukan untuk menganalisis hubungan dua variabel yg dapat bersifat :
(a) simetris tak saling mempengaruhi
(b) saling mempengaruhi
(c) variabel satu mempengaruhi variabel lain
Metode Bivariat untuk parametrik adalah uji korelasi dan regresi sederhana dan untuk non-parametrik adalah uji korelasi Spearman, uji korelasi Kendal dan lainnya.
            Analisis bivariat :
è Menjawab tujuan penelitian
-          Diketahuinya korelasi antara tinggi badan dengan berat badan
tb : data kontinyu
bb: data kontunyu
-          Cek normalitas sebaran data
Normal : korelasi pearson
Tidak normal : korelasi rank-spearman
-          Laporkan :
Kekuatan korelasi (coefficient correlation)
Kamaknaan korelasi
Persamaan korelasi
è Menjawab tujuan penelitian
-          Diketahuinya hubungan antara status gizi dengan jenis kelamin
-          Data kategorik
-          Chi-square
·         Memenuhi persyaratan?
·         Kemaknaan p?
·         Interpretasi?
è Menjawab tujuan penelitian
-          Diketahuinya beda rerata IMT berdasarkan jenis kelamin
IMT : data kontinyu (distribusi?)
Jenis Kelamin : data kategorik
Test-t tidak berpasangan atau mann-whitney
·         Kemaknaan p?
·         Interpretasi?
è Menjawab tujuan penelitian
-          Diketahuinya beda rerata IMT dan IMT saat ini
IMT : data kontinyu
Test-t berpasangan atau wilxocon
·         Kemaknaan p?
·         Interpretasi?
è Menjawab tujuan penelitian
-          Diketahuinya beda rerata IMT dengan lebih dari 2 tingkatan kategori
IMT : data kontinyu (distribusi?)
Test anova atau kruskal-walls :
·         Kemaknaan p?
·         Interpretasi?
Multivariate Analysis, adalah analisis yang dilakukan untuk menganalisis hubungan lebih dari dua variabel.
Catatan: Karena pada saat sekarang kecenderungan penelitian melibatkan banyak variabel, maka terjadi kecenderungan analisis multivariat pula. Agar penamaan analisis multivariat tidak menjadi suatu analisis yang ”biasa”, maka sekarang digunakan pengertian lain dalam analisis hubungan asimetrik, yaitu;
Univariate Analysis, adalah analisis yang dilakukan pada dua atau lebih variabel yang hanya memiliki 1 variabel terikat.
Dengan pengertian ini, analisis univariat menjadi tak sama lagi dengan analisis deskriptif.
Multivariate Analysis, adalah analisis yang dilakukan pada tiga atau lebih variabel yang memiliki dua atau lebih variabel terikat.
Analisis Multivariat adalah analisis multi variabel dalam satu atau lebih hubungan. Analisis ini berhubungan dengan semua teknik statistik yang secara simultan menganalisis sejumlah pengukuran pada individu atau objek.
Program SPSS menggunakan konsep seperti ini.
2. Parametrik dan Nonparametrik
Parametric Analysis, analisis yang dilakukan untuk menguji parameter/berdasarkan asumsi-asumsi tertentu dan biasanya salah satu asumsinya adalah distribusi normal.
Catatan: keluarga distribusi normal antara lain adalah;
a. Distribusi Gauss
b. Distribusi Fisher
c. Distrbusi Student.
Nonparametric Analysis, analisis yang dilakukan tidak untuk menguji parameter/tidak berdasarkan asumsi-asumsi tertentu.
Catatan: salah satu keluarga distribusi yang termasuk dalam kategori statistika bebas distribusi (free distribution statistics) adalah Chi-Square.
3. Deskriptif dan Inferensial
Descriptive Analysis, seperti yang telah dipaparkan sebelum ini adalah analisis yang dilakukan untuk satu variabel atau per variabel.
Dalam pengertian yang lain, analisis deskriptif adalah analisis dimana kesimpulan yang didapat hanya diberlakukan pada data tersebut, tanpa melakukan generalisasi pada lingkup data yang lebih luas.
Catatan: a. pada pengertian pertama, analisis deskriptif merupakan komplemen untuk analisis bi/multivariat.
b. pada pengertian yang kedua, analisis deskriptif merupakan komplemen untuk analisis inferensial dan lebih cocok untuk sensus.
Penggunaan istilah deskriptif pada SPSS jika dikaitkan dengan konsep yang telah dipaparkan adalah sebagai berikut:
SPSS
Konsep yang Dipaparkan
Descriptive Statistics
Descriptives
Statistika Deskriptif
Crosstab
Statistika Nonparametrik
Statistika Bebas Distribusi
Nonparametric Test
Uji Nonparametrik
Inference Analysis, adalah analisis dimana kesimpulan yang didapat (dari sampel) digunakan untuk melakukan generalisasi pada lingkup data yang lebih luas (populasi) pada survey.
4. Eksplorasi dan Konfirmasi
Exploratory Analysis, atau disebut juga Tukey Analysis dilakukan dengan cara melakukan berbagai analisis yang memungkinkan untuk memahami/menemukan suatu sifat/pola tertentu pada data.
Karena itu analisis eksplorasi dilakukan seperti pekerjaan seorang detektif dengan model sebagai berikut:
Catatan: Analisis eksplorasi cocok digunakan untuk penelitian yang tidak menguji hipotesis seperti Data Driven Research.
Confirmatory Analysis, adalah analisis yang dilakukan untuk menguji hipotesis yang telah dibuat berdasarkan teori tertentu (mengkonfirmasi teori) seperti pada Theory Driven Research.

Referensi :
http://staff.blog.ui.ac.id/r-suti/files/2010/10/analisisdata1.pdf

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar